30 Juli 2022 adalah hari bersejarah buat saya, knapa? Karena hari dimana 10 tahun saya tidak naik gunung. Singkat ceritanya seperti ini teman-teman:
Jadi di 18 aGUSTUS 2012 saya naik gunung ke Sindoro jawa tengah, yaitu gunung diantara kabupaten Temanggung dan Wonosobo. Dimana ketika saya melewati pos 2, disana saya sudah tidak enak badan dan sempat muntah-muntah. Tapi karena seorang teman mendorong saya untuk melanjutkan akhirnya saya melanjutkan perjalanan sampai ke puncak.
Badan sudah sakit semua, sehingga sampai puncak gunung Sindoro saya tidak bisa menikmati keindahannya, hanya menunggu waktu saja bersama teman-teman untuk mengakhiri dan melanjutkan turun gunung dan pulang.

Sesampai dirumah akhirnya saya istirahat untuk pemulihan kesehatan. Diwaktu itu saya sudah berdomisili di Surabaya sehingga tidak lama harus kembali bekerja.
Hari demi hari saya lewati dengan tubuh yang tidak FIT, kesehatan berangsur-angsur kesehatan menurun. Saat itu saya menganggap saya biasa saja, sakit tidak seberapa dan saya melewati seolah-olah tidak ada hal yang perlu di khawatirkan tentang kesehatan saya. Dalam waktu yang panjang, saya melewati hari-hari dengan biasa, sampai suatu saat saya memeriksakan kesehatan saya di UGD rumah sakit Adi Husada Undaan Wetan Surabaya.
Singkat cerita, tidak terpikirkan kalau saya harus opname dengan indikasi Dokter sakit Kanker Darah atau yang biasa disebut Leukemia. cerita sakit bersambung ya “apa benar saya sakit itu?” ………….
kapan-kapan saya cerita ya guy’s tentang perjuangan dengan sakit saya ini he he he he.
Dan akhirnya dibulan Juli ini ( tahun 2022 ) saya menemani istri saya untuk naik gunung PRAU. Kali ini, untuk naik gunung sudah bukan menjadi hobi atau kegemaran saya. Awalnya saya naik gunung atas dasar kecintaan saya dengan istri saja. Saya melihat semangat dan antusiame istri untuk naik gunung begitu besar sehingga saya harus mendampinginya. Dan pada akhirnya saya menemukan arti dari naik gunung kali ini adalah kebersamaan dan keikut senangan batin saya ketika melihat istri bergairah dan sukacita ketika mendaki.

Jadi sekitar 10 tahun saya tidak naik gunung, gunung pertama setelah sekian lama saya tidak daki, Gunung Prau menjadi pilihan yang paling relevan untuk dipilih. Ketinggian gunung ini sekitar 2590 MDPL sangatlah cocok buat pemula untuk belajar mendaki gunung.
Kami menikmati pendakian berempat, dan dua diantaranya adalah team Teropong Adventure Temanggung dijaman saya.
Thxfull for Jesus yang masih memberi kesempatan mendaki dan mendalami banyak hal. Buat Istri saya: kamu luar biasa, knapa? Dialah yang menghancurkan trauma saya mendaki gunung setelah sekian tahun.
so….tunggu coretan saya tentang pendakian di lain waktu, di gunung yang berbeda ya. GBU all